Palangkaraya, 16 April 2008
Puji Tuhan ada dua comment dari blog pertama ku.
Saya tertarik membuka diskusi tentang kesembuhan yang di utarakan commetator di blog 1
Sekarang sebagai seorang Kristen tapi juga penyandang cacat saya "dulu" sering bertanya pada Bapa, Tuhan mengapa kesembuhan begitu jauh, mengapa beban ini begitu berat, mengapa aku harus menderita penyakit yang begitu berat walau tidak mematikan.
Pertanyaan itu selalu menjadi renungan dan pergumulan ku, namun saya akhirnya dapat satu formulasi, Saya sakit karena Bapa ijinkan hal itu terjadi, karena Ia begitu mengerti aku sehingga Ia menitipkan "penyakit" ini di diriku.
Aneh bukan?
Jawaban ini saya dapat setelah saya masuk kelas II SMU tahun 1999an, pada saat itu saya mempunyai teman dari berbagai kalangan, dari anak gereja yang imannya oke sampai anak junkies yang madat "koplo". di saat itu aku baru sadar kalo aku ternyata mudah terbawa pergaulan, berteman dengan anak gereja jadi "malaikat" berteman dengan junkies malah jadi "setan". di saat itu aku baru sadar, seandainya aku bisa jalan seperti anak normal lainnya aku mungkin udah mati OD ato kecelakaan gara-gara "Bali"
Tuhan justru memproteksi aku dengan ketidakmampuan ku. bukannya membelenggu justru dengan penuh kasih ia menjaga ku setiap saat dan waktu.
Dan dengan ketidakmampuan ku lah Ia menunjukan kasihnya, Tuhan berikan keluarga yang support, teman yang pengertian, sehingga aku boleh bertumbuh menjadi pribadi yang cukup "takut" terhadap Allah. Aku boleh mengenal ratusan orang, berteman dari kakek-kakek sampai anak TK justru karena aku berbeda. banyak teman yang menjadikan aku tempat curhat justru karena aku ga gaul.
so apa pendapat anda?
081352802045 says, GBU
Tags: My Crhistianity