Welcome Guest Login or Signup
LIVE CHAT | INSTANT MESSENGER | BOOKMARK
| LANGUAGE:

sabrina
PROFILE   GALLERY   BLOGS   GUESTBOOK   FRIENDS   FAVORITES  
 



Viewing 1 - 10 out of 65 Comments


Page:  1 | 2 | 3 | 4 | 5 | Next >  Last >>

11/05/2008 15:39:51
lam kenalll


09/22/2008 10:48:02
lam kenal kak...JBU...


06/02/2008 08:07:53
Hai Sabrina apa kabar hari ini? Kiranya Damai Dari Allah menaungimu


05/23/2008 20:33:03

Syalom..............

Lg sbuk apa nih? lama gk ada kbarnya.

Mt beraktifitas y, Have a nice day.....................

 



04/27/2008 20:20:53

halo met kenal yach...

btw sabrina pux YM gak???

 

JBU...



04/16/2008 22:45:15
halo.. pa kbrnya ni???


04/01/2008 18:30:52
RUANG MAHA KUDUS

"Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah
dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah"
(Matius 27:50-51)


Ketika Kristus masih berada di atas kayu salib semua hal-hal ini
betul-betul terjadi secara harafiah. Ada "kegelapan" di daerah itu
pada tengah hari, dan tabir yang menutupi Ruang Maha Kudus yang ada di
dalam Bait Suci benar-benar terbelah dua. Tabir itu adalah tirai yang
sangat besar, tingginya mungkin lebih dari 50 kaki dan tebalnya
beberapa inci. Dan secara ajaib tabir itu benar-benar terbelah dua
dari atas sampai ke bawah. Ada alasan ilahi tersendiri mengapa hal itu
terjadi seperti itu.

Kira-kira 1500 tahun sebelum Kristus pergi ke kayu salib, Allah
memerintahkan supaya Kemah Suci didirikan di padang gurun sewaktu
bangsa Israel keluar dari tanah Mesir menuju tanah perjanjian di
Kanaan. Di dalam Kemah Suci itu adalah satu ruangan yang dinamakan
tempat Yang Maha Kudus. Dan di dalam tempat Yang Maha Kudus itu ada
sebuah tabut, yaitu kotak emas yang di dalamnya terdapat dua loh batu
yang tertulis sepuluh perintah Allah, dan pot yang berisi manna (yaitu
roti surgawi), dan ada satu atau dua barang-barang lainnya.

Tidak ada orang yang pernah masuk ke dalam tempat Yang Maha Kudus
kecuali imam besar. Setahun sekali, imam besar harus menyucikan
dirinya dan kemudian mengenakan pakaian yang sangat khusus dengan
serban dan sebagainya untuk masuk ke dalam tempat itu. Semua imam-imam
lainnya tidak boleh masuk ke dalam Kemah Suci pada saat itu. Kemah
Suci itu adalah kemah yang sangat besar dan bangsa Israel pada waktu
itu masih mengembara di padang gurun.

Hanya imam besar keturunan Harun yang boleh masuk ke dalam tempat suci
yang paling suci itu untuk memercikan darah ke atas tutup tabut yang
disebut "tutup pendamaian". Dan di dalam tabut tersebut terdapat
sepuluh perintah Allah (Keluaran 20, Ulangan 5). Jadi upacara ibadah
ini sebetulnya menunjuk kepada darah Kristus yang dikurbankan sebagai
"pendamaian" atas pelangaran-pelangaran kita terhadap hukum-hukum
Allah. Kristus-lah yang telah mengorbankan darah-Nya untuk menyediakan
keselamatan bagi umat-Nya.

Beberapa ratus tahun kemudian raja Salomo membangun Bait Suci di kota
Yerusalem menurut rancangan yang diberikan Allah. Itu adalah suatu
bangunan yang sangat besar dan permanen. Di dalam Bait Suci itu juga
dibangun Ruang Maha Kudus yang akan dimasuki imam-imam besar setahun
sekali untuk melakukan upacara ibadah. Bait Suci itu adalah tempat
utama bagi bangsa Israel untuk beribadah untuk selama kira-kira 400
tahun, dan kemudian bangunan itu dan kota Yerusalem dihancur-leburkan
sama sekali oleh bangsa Babel pada tahun 587 SM.

Pada akhirnya mungkin sekitar 50 tahun sebelum Kristus dilahirkan,
Bait Suci itu dibangun kembali dan menjadi bangunan yang megah dimana
di dalamnya terdapat tempat Ruang Yang Maha Kudus. Ruangan itu
terpisah dari tempat kudus lainnya, yaitu tempat dimana ada altar
untuk mempersembahkan kurban dimana setiap harinya ada domba yang
dikurbankan disana.

Ketika Kristus pergi ke kayu salib, semua upacara-upacara pengorbanan
ini tidak dijalankan lagi, semua hal-hal ini menunjuk kepada
pengorbanan Tuhan Yesus Kristus di atas kayu salib. Sebelum peristiwa
kayu salib, tempat Yang Maha Kudus adalah tempat yang sangat suci, dan
hal itulah membuat seluruh bangunan Bait Suci menjadi tempat yang
suci, dan itu membuat kota Yerusalem, dimana Bait Suci berada, menjadi
kota yang suci. Alasan utamanya adalah karena Allah Yang Maha Suci
bersemayam di dalam Ruang Yang Maha Kudus.

Tetapi ketika Kristus menghembuskan nafas yang terakhir di atas kayu
salib, tabir yang ada di depan Ruang Yang Maha Kudus itu secara ajaib
terbelah dua dari atas sampai ke bawah sebagai tanda bahwa pembayaran
atas upah dosa sudah dilunasi. Sekarang kita tidak lagi
mempersembahkan kurban bakaran atau kurban darah atau merayakan
hari-hari raya tertentu atau upacara-upacara lainnya dari hukum
Taurat. Imam-imam tidak lagi masuk ke tempat Yang Maha Kudus untuk
memercikan darah, Allah sudah merobek tabir yang ada di depan ruang
Yang Maha Kudus sehingga ruangan itu terbuka lebar-lebar, dan sejak
saat itu siapapun dapat melihat ke dalamnya.

Oleh karena itu tempat itu tidak lagi menjadi tempat yang suci.
Bangunan Bait Suci bukan lagi menjadi tempat yang suci, kota Yerusalem
yang ada di Timur Tengah tidak lagi menjadi kota yang suci. Semuanya
sekarang dipusatkan pada Tuhan Yesus Kristus. Dia-lah Yang Maha Kudus.
Kita harus selalu berfokus kepada-Nya bukan kepada bangunan Bait Suci
yang ada di kota Yerusalem.


03/31/2008 10:05:11

[quote="sabrina"] Hy Sabrina gmna km pnya kbar?????

 

oiya bleh gak aq tnya soal pemuda dsana?

gmna c pemuda d sana bisa berkembang pesat bgt????

pls jwb y coz pemuda2 d Grejaq tambah lama gak tambah berkembang malah menurun.

 

GBU 



03/26/2008 07:35:41


sabrina wrote:

good

later i will give you a picture  

zwani.com myspace graphic comments
Myspace Christian Comments & Graphics


03/25/2008 00:46:30

happy easter....

 

happy easter



Page:  1 | 2 | 3 | 4 | 5 | Next >  Last >>




*** www.AkuPercaya.com ***
Powered by phpFoX Version 1.6
FREE FORUM HOSTING - JAPANESE BAGS