joehanes, anda benar, bahwa fegshui adalah ilmu tata letak dari china, serupa dengan saudaranya dari india = vastu, walaupun secara harafiah vastu artunya hunian/ rumah, tetapi fengshui lebih mengarah pada penataan ruang utk mereduksi efek2 alam yang mengakibatkan reaksi psikis dan fisik pada manusia yang meninggali tempat itu. Nama asli fengshui adalah Ti Li (tata bumi)..
bro Ferry, apakah anda tidak pernah mempertanyakan mengapa disebut Feng-Shui (feng=angin, Shui=air)? semua misteri tentang konsep dasar fengshui terletak justru di namanya sendiri, jadi ngga usah jauh2 dulu ke Wu Xing (ngo heng).
Fengshui berkembang sejak munculnya budaya di awak peradaban bangsa China, jaman kaisar Huang Ti (bukan Qin Shi Huang Ti -- jika anda mengerti sejarah china, pasti pernah rancu dgn nama tsb), nenek moyang bangsa Han.. suku mayoritas daratan china. Usianya hampir setua kebudayaan mesir, ribuan tahun sebelum masehi.
saya beri contoh tentang anak tangga (shen Lao Bing Se, = Khu)
itu mengadopsi ajaran Buddha tentang siklus kehidupan manusia..
ngga usah dibahas ajaran buddha-nya, mari kita cermati bahwa fengshui telah beberapa kali mengalami akulturasi denga agama dan budaya..
Ajaran Buddha berkembang di china baru sekitar 500 tahun sebelum masehi, jauh setelah fengshui purba berkembang di china.
Ferr, ada 2 aliran besar fengshui,
Aliran bentuk dan Aliran Kompas...
aliran kompas menurunkan banyak varian, antara lain Pa Kua Lo Shu, Fei Sing (flying star), dan Fengshui klasik yang langka, longshui
belum lagi fenshui yang berkembang di daratan Tibet yang telah terakulturasi dengan buddha-tantra... wew... complicated
masing2 varian punya ciri kas berdasarkan sejauh mana dia berakulturasi dengan agama/ budaya, sehingga beberapa varian fengshui terkesan "vernakuler" dan menyatu dengan adat/ budaya/ agama tertentu.
saya tidak menyangkal apabila anda mengatakan ada sisi klenik di dalam fengshui. tetapi saya kurang setuju bila anda menganggap fengshui adalah ilmu yang "sama sekali" klenik. Karena ahli fengshui di sini kebanyakan suka bias dalam menyampaikan konsep dasarnya, dan sering mencampur aduk beberapa varian, sehingga timbul inkonsistensi, identik dengan kepercayaan.. dan dari situlah sebab fengshui tidak pernah teruji secara ilmiah.
berilah lebih dari yg kita terima, maka kita akan menerima lebih dari yg kita beri
Bookmarks