ya mungkin aja stip. gue ga merhatiin lagu2 indo skr. ngebosenin dan monoton. mending dengerin lagu2nya bang haji rhoma irama jadul
Well, mungkin engga terlalu penting, tapi menggelitik juga..
saya perhatikan lirik lagu2 pop indonesia akhir2 ini kok mulai "sensasional", dan mengusik sisi tergelap dari kehidupan cinta gitu ya??.. CMIIW.
mulai dari lagunya padi, yg liriknya, '.. sobat maafkan aku mencintainya...'
ini kan tema seseorang yg gebet pacar sahabatnya sendiri..
Terus Sheila on 7, sephia... yg akhirnya istilah "sephia" menjadi jargon di kalangan remaja utk menamai pacar gelap...
terus lagunya chrisye "Seperti yg kau minta".. liriknya, '.. Ampuni aku yang telah memasuki kehidupan kalian. Mencoba mencari celah dalam hatimu'
Lah ini lagi, orang iseng gangguin rumah tangga orang kalee ya?
lalu lagu fenomenal-nya RATU, Teman Tapi Mesra....
dan terakhir saya cukup geli mendengar liriknya Astrid..
"jadikan aku yang ke dua.. "
lah ini kok malah mau jadi simpenan orang kayaknya yaa...??
belum lagi lagunya Dewa...
ingin kubunuh pacarmu...,
aku sendang ingin.. bercintaaaaa!!!!
aduh aduh... sampe segitunya bikin lirik ya?
tapi jujur, lagunya enak2 sih melodynya..![]()
di era 90'an ada sih yg udah nyerempet2 ke grey area seperti itu, misalnya lagunya utha likumahuwa duet dengan trie utami, "...aku di sini engkau di sana.." dan lagunya broery marantika duet dgn dewi yull.. 'Rindu yg terlarang'... tapi kayaknya intensitasnya engga seperti sekarang....
apa memang orientasi cinta remaja sekarang mulai mengarah ke area2 yg "menantang" dan cukup grey seperti itu ya?
gimana pendapat APers?![]()
Last edited by STEP by Steph; 23rd June 2007 at 12:15 AM.
Dari dulu Katolik & Protestan selalu berdebat. Namun sekarang yang memperdebatkan bukan hanya dari 2 denom itu sendiri, melainkan tambah satu kelompok, yaitu orang-orang yang merasa "benar"
ya mungkin aja stip. gue ga merhatiin lagu2 indo skr. ngebosenin dan monoton. mending dengerin lagu2nya bang haji rhoma irama jadul
[SIZE=2]Beauty is nothing without brains...[/SIZE]
Jangankan lagu, film aja udah menyerempet kearah itu.
Judulnya (diucapkan dengan gaya Batak) : "Maaf, saya menghamili isteri anda"
![]()
bener wil, posternya juga lucu
i think lirik2 yg demikian justru lebih menarik perhatian pendengarnya. biarpun mungkin liriknya negatif, nganjurin selingkuh or merebut pacar orang lain. cari sensasi doang biar laku jual
[SIZE=2]Beauty is nothing without brains...[/SIZE]
gw malah ga peduliin liriknya
yang penting musiknya![]()
Celakanya, stimulasi komersil seperti itu malah mengarahkan remaja2 yang belum matang pohon utk menjadikannya sebagai gaya hidup baru dan membentuk trend, yang (lagi2) diikuti terbentuknya tabiat2 baru yg 'menyimpang', seperti jadi simpenan orang, merebut pacar orang, memasuki / mengganggu rumah tangga orang...Originally Posted by Requiem
parahnya, terbentuk pandangan bahwa 'toh semua itu wajar.. lagunya juga ada kan?'
dengan nge-trend nya lagu astrid, apa engga mungkin lama2 terbentuk paradigma "jadi yg ke dua juga ga pa pa.. tuh bahkan ada lagunya"
pengalaman dengan trend TTM yg makin menjadi2 gara2 lebih dipopulerkan lagi sama maia dan wulansari..
IMHO hal2 semacam itu berpotensi menjadi insentif negatif bagi remaja yah...
ya.. fenomena ini menurut saya merupakan suatu bentuk kegoblokan seniman / sineas indonesia yg bermental tempe.Originally Posted by willy
setelah industri perfileman tanah air terpuruk sampe satu dekade, sekarang mulai bangkit, hasil jerih payah sineas2 berbakat yg bikin film2 bermutu, tetapi mulai dirusak dengan trend horor, lalu sekarang mulai merembet ke hal2 tak membangun seperti menghamili isteri anda dsb dsb.. mungkin maksudnya cuma becanda / film parodi, tetapi arahnya sudah mulai melenceng ke praktek menghalalkan segala cara demi meraup untung.
kalo kondisinya seperti ini terus, perfileman indonesia ibarat impotensi, baru bisa bediri bentar udah layu lagi...
Dari dulu Katolik & Protestan selalu berdebat. Namun sekarang yang memperdebatkan bukan hanya dari 2 denom itu sendiri, melainkan tambah satu kelompok, yaitu orang-orang yang merasa "benar"
bukannya dunia film indonesia mulai bangkit gara2 tema horror itu bro? mulai Jelangkung. CMIIW
trus judul "Buruan Cium Gue" itu dulu kenapa dipermasalahkan ya? lupa![]()
[SIZE=2]Beauty is nothing without brains...[/SIZE]
judulnya itu , ga lolos lembaga sensor
kayaknya yg keberatan Aa Gym..Originally Posted by Requiem
CMIIW
Dari dulu Katolik & Protestan selalu berdebat. Namun sekarang yang memperdebatkan bukan hanya dari 2 denom itu sendiri, melainkan tambah satu kelompok, yaitu orang-orang yang merasa "benar"
Mungkin kalau judulnya diganti : "Buruan poligami", mungkin dia Gak akan keberatan.kayaknya yg keberatan Aa Gym..
huahaha khael ada2 aja...
lagunya Ratu imbang aja..bikin waspada cewe kalo denger lagu Lelaki Buaya Darat...mulutnya manis sekali...tapi hati bagai serigala..wuooo...
pd akhirnya ya msg2 individunya yg kudu milah2 mana nilai n interpretasi dari lagu yg bisa dibaurin di reality life mana yg kaga bawa manfaat apa2...
but memang ga bs dipungkiri setidaknya para musisi hrs punya tanggung jwab moral juga lah secara lagu2 mereka emang didengerin ma ampir semua kalangan..palagi ABG yg generally love following trend ...n kalo tiap hari didengerin bukan ga mungkin byk juga yg filter moralnya jebol...
[SIZE="1"][COLOR="Blue"][I]Time stands still for no one and with enough time all wounds will heal...
But when our wounds are on our spiritual being....time can be irrelevant...
and instead of healing.... the wound can lay dormant forever...
causing us grief when we least expect it...
We all have demons that haunt us....
but we have to survive and overcome them...
for they won’t go away by themselves...[/I][/COLOR][/SIZE]
[COLOR="DarkRed"]quote : renogade spiritual quest...[/COLOR]
iya itu memang yang paling najis.Originally Posted by STEP by Steph
albumnya laskar cinta atau republik cinta
isinya bunuh-bunuh![]()
makanya ga doyan ama lagu Indonesia.
apalagi pilemnya![]()
Gereja seharusnya lebih berfokus pada individu, bukan program-programnya.
hahahaOriginally Posted by caliFRAGi
em ber..
Kalau soal lagu jorok Kungpow Chicken ahlinya.
Gw pertama kali dengar lagu itu di internet kaget abis kok bisa ada lagu seperti itu.
emang seperti apa liriknya?Originally Posted by KhaelThass
oya, lagu jablay itu juga indikasinya ke sex bebas...
waktu tamasya ke binaria
pulang2 ku berbadan dua....![]()
Dari dulu Katolik & Protestan selalu berdebat. Namun sekarang yang memperdebatkan bukan hanya dari 2 denom itu sendiri, melainkan tambah satu kelompok, yaitu orang-orang yang merasa "benar"
Pokoknya porno and jorok abis deh STEP, kurang layak kalau gw posting disini.emang seperti apa liriknya?
wah, ternyata anak AP pandai menerjemahkan lirik, kalau aku sih gak perhatiin lirik lagu, yang penting enak sama seperti orang pada umumnya, denger aja lagu cicak rowo yang diharamkan di wonogiri milik didi kempot malah sampai go rusia, tapi kalau dipikir-pikir..??, n'tar aku pikir dulu..
ironisnya lirik2 yg berbau sex ato yg kontroversi pacaran biasanya lebih laku jual. bbrp lagu jamrud kan gitu, misalnya lagu Senandung Raja Singa:
sabtu minggu menahan malu dan juga derita waduh nggak tahan
pipis pun pedih, badan meriang, gatel melulu
bapak ibu nggak pernah nitip perlengkapan tempur, aduh hai sayang
enaknya dikit, enaknya dikit, sakitnya lama
ya tablet, ya puyer, ya salep, semuanya kucoba
ke dokter, ke bidan, ke mantri, mereka malah ketawa
ini belum seberapa, lirik komplitnya lebih parah
trus lagu Telat Tiga Bulan, liriknya:
malam jumat bertemu di apotek pak mahmud
kau tersenyum tersipu, aku pura2 malu
dan kita mulai saling tanya jawab
malam sabtu kujemput rok minimu menyambut
kuajak kau ke laut, liat pemandangan bagus
namanya laut, angin pasti kuenceng... wuuzzz
rokmu berayun naik turun
dan lirik selanjutnya lebih parah jugasoal sex bebas sampe hamil
tapi namanya juga cari duit. kalo laku ya dibuat lirik yg serupa, buktinya lagu Cucakrowo itu laku keras, bikin orang mikirnya ngeres. padahal liriknya crita tentang "burung", entah itu burung yg mana, hahaha
[SIZE=2]Beauty is nothing without brains...[/SIZE]
huheuhuehue.. all about money sih... yang penting gimana supaya laku dijual..
kayaknya jaman sekarang ga gitu penting lagi yg namanya unsur seni alias art dalam sebuah lagu, yang penting gimana lagu itu bisa laku di pasaran... sama halnya juga dengan film
well, too bad... spt yg iyem bilang, lagu2 indonesia skg ga menarik, monoton.. beda banget sama lagu2 dulu jaman ruth, vina, chrisye, harvey, didengerin berkali2 pun ga bosen dan tema yang diangkat lebih berkelas daripada sekarang...
well.. itulah budaya pop yang makin merajalela![]()
mengapa jadi begitu..? karena kalo semua seniman musik menciptakan lyric lagu rohani gak bakal bnyk yg suka..
krn kebanyakan org indo doyan yg porno-porno kale...ampe iklan juga pade porn..
dulu pade demen liat goyan ngebor-nya inul, goyang nge-bor dilarang..skrg kembali ke lyric lagu yg mengundang sensasi..
liat iklan condom sutra, hemaviton , dan kuku bima...hueeeeee...kata2nya saza dah menjurus ke porn juga..![]()
Life will only come once, so make the most out of it." "God didn't give us all things to enjoy life, but life to enjoy all things."
"A journey of a thousand miles begins with a single step." "Mistakes are not intended to drown us; rather, they make us stronger."
# ~ Source Unknown ~
Bookmarks